Economy National World

Ekonomi Indonesia Sehat, Jadi Modal Kuat Pertumbuhan hingga 6 Persen

Chief Economist IQI Global, Shan Saeed, menilai fondasi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi solid di tengah ketidakpastian global. Menurutnya, kekuatan fundamental tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga kisaran 6 persen. Shan Saeed mengingatkan bahwa di tengah gejolak geopolitik dan dinamika pasar keuangan global saat ini, hanya negara dengan fondasi kuat yang mampu bertahan dan terus melaju.

Indonesia dinilai termasuk dalam kelompok negara berdaya tahan tinggi karena indikator makroekonominya tetap terjaga dengan baik. Shan Saeed menyoroti rasio utang terhadap PDB Indonesia yang masih di bawah 40 persen, defisit anggaran di bawah 3 persen, serta keberhasilan Bank Indonesia dalam menjaga inflasi di bawah 3,5 persen. Kombinasi indikator tersebut menunjukkan kondisi ekonomi yang sehat dan menjadi faktor kunci pendorong kepercayaan pasar.

Ada empat pilar utama yang menopang optimisme terhadap Indonesia, yaitu stabilitas makroekonomi, konsistensi pertumbuhan, disiplin fiskal, dan kemampuan eksekusi kebijakan. Shan Saeed tetap memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 hingga 6 persen. Keseimbangan antara pertumbuhan PDB sekitar 5 persen dengan indikator lainnya membuktikan bahwa pertumbuhan Indonesia lebih tinggi daripada biaya hidup dan biaya usaha.

Zahra Rahmanda Oktafiani – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...