Israel memerintahkan evakuasi warga di sejumlah wilayah pinggiran selatan ibu kota Lebanon, Beirut, seiring rencana serangan lanjutan terhadap infrastruktur militer Hezbollah.
Juru bicara Israel Defense Forces, Avichay Adraee, menyampaikan bahwa Israel “tidak berniat menyakiti warga sipil”, namun demi keselamatan, penduduk diminta untuk segera meninggalkan area yang ditetapkan.
Wilayah yang masuk dalam perintah evakuasi meliputi Haret Hreik, Ghobeiry, Al-Lilaki, Hadath, Borj el-Barajneh, Tahwitat al-Ghadir, Shiyyah, dan Al-Janah.
Perintah ini menandai potensi eskalasi lanjutan di Beirut, sekaligus menambah tekanan bagi warga sipil yang sudah terdampak konflik berkepanjangan.
Situasi ini juga berisiko memicu gelombang pengungsian baru di dalam kota, dengan ribuan warga diperkirakan harus meninggalkan rumah mereka dalam waktu singkat. Di tengah keterbatasan tempat penampungan dan bantuan kemanusiaan, kondisi tersebut dapat memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah berlangsung di Lebanon.
Akbari Danico – Redaksi

