Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan kritik terhadap kepemimpinan baru Iran dengan menyebut mereka berada dalam kondisi kacau dan terpecah.
Namun, dari Teheran, pemerintah Iran merespons dengan pesan yang menegaskan persatuan di tingkat elite. Sebuah pesan bersama yang dikirim melalui jaringan seluler kepada masyarakat menyebut bahwa tidak ada perbedaan antara kelompok garis keras maupun moderat di dalam negeri.
Pesan tersebut, yang diklaim berasal dari pejabat tinggi termasuk presiden, ketua parlemen, dan kepala lembaga peradilan, menekankan bahwa seluruh elemen negara berada dalam satu arah dan tujuan.
Dalam beberapa hari terakhir, memang sempat muncul perbedaan pandangan terkait isu taktis di media yang berafiliasi dengan berbagai institusi, termasuk Islamic Revolutionary Guard Corps.
Meski demikian, pada isu-isu strategis seperti program nuklir dan status Selat Hormuz, para pengambil keputusan di Iran disebut memiliki garis kebijakan yang jelas dan relatif konsisten.
Sejumlah pengamat menilai bahwa meskipun terdapat berbagai pusat kekuasaan dengan pendekatan yang berbeda, mulai dari yang lebih pragmatis hingga yang lebih keras, konsensus tetap terjaga dalam keputusan-keputusan utama, terutama yang berkaitan dengan negosiasi dengan Amerika Serikat.
Situasi ini mencerminkan dinamika internal Iran di tengah tekanan eksternal yang meningkat, sekaligus menunjukkan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas politik di dalam negeri.
Akbari Danico – Redaksi

