Warga Dukuh Nglebur, Desa Kali Gede, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini merasakan perubahan setelah pembangunan jembatan gantung di wilayah tersebut.
Sebelumnya, akses menuju wilayah ini kerap terputus, terutama saat musim hujan. Sungai yang meluap membuat aktivitas warga terganggu, termasuk anak-anak yang tidak dapat bersekolah.
Seorang warga, Soekar, mengungkapkan kondisi tersebut.
“Kalau banjir, anak-anak tidak bisa lewat untuk berangkat sekolah,” ujarnya.
Sekitar 100 warga di wilayah tersebut sebelumnya menghadapi keterbatasan akses yang cukup serius. Keberadaan jembatan gantung kini menjadi solusi bagi permasalahan tersebut.
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,5 meter itu melintasi Sungai Nglebur dan menjadi penghubung utama bagi warga. Dengan adanya jembatan tersebut, anak-anak kini dapat bersekolah tanpa harus khawatir terhambat banjir. Selain itu, aktivitas masyarakat juga menjadi lebih lancar.
Babinsa Desa Nglebur, Sertu Joko Masubambang, menyebut persoalan akses ini telah lama dikeluhkan warga. Ia mengatakan, kondisi tersebut berdampak pada kegiatan pendidikan hingga aktivitas keagamaan.
“Kalau musim hujan, anak-anak tidak sekolah dan kegiatan lainnya juga terhambat,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. Menurutnya, proses realisasi pembangunan berjalan cukup cepat setelah pengajuan dilakukan. Selain meningkatkan akses pendidikan, jembatan tersebut juga berdampak pada sektor ekonomi. Warga, khususnya petani, kini lebih mudah menjangkau lahan dan mendistribusikan hasil panen.
Kepala Dusun Nglebur, Ahmad Dian Purnama, menilai pembangunan jembatan sangat membantu masyarakat. Ia menyebut akses yang sebelumnya terhambat kini telah terbuka.
“Ketika hujan deras, anak sekolah tidak bisa lewat. Sekarang sudah jauh lebih mudah,” ujarnya.
Pembangunan jembatan dilakukan dalam waktu sekitar tiga minggu dengan melibatkan gotong royong warga bersama TNI. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena infrastruktur tersebut telah lama dinantikan. Kini, jembatan gantung Nglebur tidak hanya menjadi penghubung wilayah, tetapi juga membuka akses pendidikan serta mendorong aktivitas ekonomi warga.
Akbari Danico – Redaksi

