National

Kayu Sisa Banjir Jadi Solusi Hunian Sementara di Aceh dan Sumut

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, mendorong pemanfaatan kayu hanyutan akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai material pembangunan hunian sementara.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi rehabilitasi dan rekonstruksi untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Selain untuk hunian, kayu tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun sektor industri.

Berdasarkan data terbaru, pemanfaatan kayu hanyutan telah berjalan di berbagai daerah dengan volume signifikan, seperti di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, serta wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara. Di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, ribuan meter kubik kayu telah diserahkan kepada pemerintah daerah untuk mendukung proses pemulihan. Kebijakan ini mengacu pada Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 191 Tahun 2026 yang mengatur pemanfaatan kayu hanyutan sebagai material dalam penanganan darurat dan rekonstruksi.

Lebih lanjut, Tito menekankan pentingnya optimalisasi seluruh bagian kayu, termasuk yang berukuran kecil dan kurang bernilai ekonomis, agar tetap memberikan manfaat. Pemerintah daerah didorong untuk mengelola sisa kayu tersebut melalui kerja sama yang dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), misalnya sebagai bahan baku industri atau sumber energi alternatif. Pendekatan ini tidak hanya mempercepat pemulihan pascabencana, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi daerah terdampak.

Ia memastikan upaya percepatan penanganan kayu hanyutan akan terus dilakukan hingga seluruh material di lokasi bencana dapat dibersihkan. Saat ini, sebagian besar kayu di wilayah terdampak telah tertangani, dengan capaian sekitar 70 persen di Aceh, 90 persen di Sumatera Utara, dan hampir seluruhnya di Sumatera Barat. Pemerintah optimistis langkah ini dapat mempercepat pemulihan sekaligus menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...