Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menunjukkan pendekatan humanis melalui kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Pelangi, Abepura, Kota Jayapura. Kegiatan ini menyasar langsung anak-anak panti sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan dukungan sosial.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Inspektur Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa kehadiran aparat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan. Langkah ini mencerminkan upaya Polri membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat Papua.
Kepala Panti Asuhan Pelangi, Yudith M. Renda, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Satgas memberikan dampak positif dan menjadi motivasi bagi anak-anak dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain menyalurkan bantuan berupa sembako dan makanan ringan, personel juga mengadakan kegiatan interaktif. Aktivitas tersebut menciptakan suasana hangat dan mempererat kedekatan emosional antara aparat dan anak-anak.
Faizal menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan sentuhan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menekankan pentingnya membangun rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang lebih empatik. Menurutnya, anak-anak sebagai generasi penerus perlu merasakan kehadiran negara secara positif. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan jangka panjang antara aparat dan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Adarma Sinaga, menambahkan bahwa kegiatan sosial serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama yang mencerminkan kebersamaan dan kedekatan emosional. Melalui langkah ini, Satgas menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap masa depan Papua.
Alexander Jason – Redaksi

