National

Kinerja Kabinet Prabowo Dinilai Positif, Tingkat Kepuasan Capai 70 Persen

Kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih dalam 1,5 tahun terakhir dinilai positif oleh mayoritas masyarakat.

Survei terbaru Cyrus Network mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para menteri mencapai 70 persen.

Peneliti utama Cyrus Network, Syahril Ilhami, menyebut angka tersebut terdiri dari 67,3 persen responden yang menyatakan puas dan 2,7 persen sangat puas.

“Jadi total 70 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja para menteri,” ujarnya dalam rilis Laporan Survei Nasional Opini Publik April 2026.

Sementara itu, sebanyak 24 persen responden menyatakan tidak puas maupun sangat tidak puas, dan sekitar 6 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

Survei tersebut juga mengukur tingkat kepuasan terhadap tujuh kementerian koordinator dalam Kabinet Merah Putih.

Hasilnya, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mencatat skor tertinggi dengan nilai 80,3 dan masuk kategori sangat baik.

Diikuti Kementerian Koordinator Bidang Pangan dengan skor 80,1, serta Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dengan skor 79,5.

Selanjutnya, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan memperoleh skor 78,9, disusul Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dengan skor 78,6.

Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan masing-masing mencatat skor 75,1 dan 74,1.

“Selisih nilainya sangat tipis dari peringkat pertama hingga ketujuh,” kata Syahril.

Selain itu, survei juga merilis daftar 10 kementerian dengan kinerja terbaik berdasarkan penilaian masyarakat.

Kementerian Keuangan menempati posisi teratas dengan skor 89,2, diikuti Kementerian Kesehatan dengan skor 86,8 dan Sekretariat Kabinet dengan skor 86,3.

Kementerian Pertanian, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga masuk dalam jajaran teratas dengan skor di atas 85.

Daftar tersebut turut mencakup Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kebudayaan, serta Kementerian Komunikasi dan Digital.

Peneliti Cyrus Network lainnya, La Ode Abdul Rahman, menjelaskan bahwa survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.260 responden.

Responden berasal dari 126 desa atau kelurahan yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

“Tingkat akurasi survei mencapai 95 persen dengan margin of error sekitar 2,8 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, kontrol kualitas dilakukan secara ketat untuk memastikan akurasi dan reliabilitas data yang diperoleh.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...