National

Pelajar SD di Parigi Moutong Tak Lagi Berenang ke Sekolah, Jembatan Mulai Dibangun

Kisah viral pelajar sekolah dasar di desa terpencil yang harus berenang menyeberangi sungai demi bersekolah kini berujung solusi. Pemerintah bersama TNI dan warga setempat mulai membangun jembatan di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Pembangunan jembatan ini menjadi harapan baru bagi siswa-siswi yang selama ini menghadapi risiko keselamatan setiap hari. Informasi tersebut disampaikan oleh Muh. Najib, guru setempat, melalui akun Instagram pribadinya.

“Alhamdulillah jembatan untuk siswa kami sudah dibangun,” kata Najib seperti dikutip pada Jumat (10/4).

Selama ini, para siswa terpaksa menyeberangi sungai tanpa fasilitas memadai. Kondisi menjadi semakin berbahaya saat hujan deras mengguyur, karena debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras. Situasi tersebut kerap membuat siswa tidak bisa berangkat ke sekolah dengan aman.

Najib mengungkapkan, murid-muridnya tidak bisa tenang belajar bila hujan turun dengan deras. Mereka khawatir sungai meluap sehingga tidak bisa menyeberang.

Dalam video yang dibagikannya, tampak para pelajar SD kesulitan menyeberang ketika permukaan air sungai naik. Najib juga membagikan video ketika pembangunan jembatan dimulai baru-baru ini. Tampak personel TNI bergotong royong dengan warga setempat membangun jembatan. Mulai dari penggalian fondasi sampai pemasangan tali jembatan.

Ia bersyukur karena pemerintah memberikan perhatian kepada murid-murid sekolah di daerah terpencil.

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pembayar pajak, pemerintah pusat hingga daerah, Pak Wawan dan tim dari TNI, pemerintah dan warga desa,” tulis Najib.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...