National

Pemerintah Gabungkan 15 BUMN Logistik, Ditarget Rampung Sebulan

Pemerintah mempercepat langkah besar dalam reformasi sektor logistik nasional dengan menggabungkan 15 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi satu entitas terintegrasi yang ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan ke depan. Langkah ini dipimpin oleh Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sebagai bagian dari agenda transformasi menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi, daya saing, serta kontribusi nyata BUMN terhadap perekonomian nasional.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengatakan bahwa proses konsolidasi ini merupakan bagian dari transformasi bisnis BUMN yang diharapkan mampu memperkuat daya saing BUMN. Di samping itu, ia berharap transformasi ini dapat membuat manfaat BUMN logistik semakin dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

“Kita akan mengonsolidasikan 15 (BUMN logistik), sudah mulai prosesnya. InsyaAllah juga dalam satu bulan ini akan selesai dan akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik nasional,” ujarnya, Selasa (7/4).

Dalam skema yang tengah disiapkan, PT Pos Indonesia diproyeksikan menjadi tulang punggung atau perusahaan induk yang akan mengoordinasikan berbagai entitas logistik di bawah naungannya. Perusahaan itu nantinya akan membawahi anak usaha BUMN di ekosistem logistik, seperti PT Semen Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Logistik, dan PT KAI Logistik.

Dony menambahkan bahwa proses konsolidasi tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi BUMN yang ditargetkan rampung tahun ini. Konsolidasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan bisnis BUMN serta menciptakan proses bisnis yang lebih efektif dan efisien.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam beberapa kesempatan menekankan pentingnya rasionalisasi jumlah BUMN melalui restrukturisasi. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat daya saing BUMN di tingkat global.

Presiden juga mencontohkan keberhasilan pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai bukti konkret efektivitas konsolidasi berbasis manajemen modern. Dengan percepatan integrasi ini, pemerintah optimistis akan lahir satu kekuatan logistik nasional yang mampu menjawab tantangan distribusi barang secara lebih cepat, efisien, dan berdaya saing tinggi di era globalisasi.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...