Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak keberatan dengan keikutsertaan Iran di Piala Dunia FIFA 2026.
Namun, terdapat syarat penting yang harus dipenuhi. Pemerintah AS melarang individu yang memiliki keterkaitan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) untuk masuk dan mendampingi tim selama turnamen berlangsung.
Rubio menegaskan bahwa kebijakan ini tidak ditujukan kepada para pemain, melainkan kepada pihak-pihak di luar tim yang dianggap memiliki hubungan dengan organisasi tersebut, yang oleh AS diklasifikasikan sebagai kelompok terlarang.
Langkah ini diambil atas dasar pertimbangan keamanan, mengingat Piala Dunia 2026 akan digelar di wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sehingga aspek keselamatan dan kontrol masuk menjadi prioritas utama menjelang turnamen.
Akbari Danico – Redaksi

