National

Prabowo Subianto Minta Kementerian PU Bersih-bersih, Dody Hanggodo Fokus Benahi Internal

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengancam akan ‘membersihkan’ Kementerian PU jika tak segera berbenah. Ia mengatakan,  Prabowo meminta langsung kepada dirinya selain mengurus infrastruktur negeri, juga melakukan bersih-bersih di kementerian yang dipimpinnya. Jika tidak, Prabowo siap turun tangan langsung.

“Kita diminta oleh Pak Presiden Prabowo untuk membersihkan diri kita sendiri atau beliau yang membersihkan kita,” ujar Dody dalam acara diskusi bersama media di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Kamis (2/4).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Gedung Cipta Karya Kementerian PU yang kini ditangani aparat penegak hukum. Kasus tersebut dilaporkan oleh jajaran internal kementerian kepada pihak berwenang.

Kasus dugaan korupsi tersebut saat ini tengah diselidiki oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dody menjelaskan kasus tersebut terungkap setelah dilaporkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida dan Inspektur Jenderal Maulidya Kementerian PU Maulidya Indah Junica ke aparat penegak hukum.

Dody mengakui masih adanya indikasi budaya koruptif dan permisif di sejumlah unit organisasi. Ia juga menyinggung adanya praktik yang disebut sebagai “deep state”, yakni kekuatan tersembunyi yang diduga memengaruhi kebijakan di internal lembaga.

Dody pun kembali menegaskan bahwa deep state itu adalah sesuatu yang nyata, setidaknya di Kementerian PU. Ia lalu mengungkap, berdasarkan informasi dari inspektur jenderal (irjen), budaya koruptif dan permisif masih ditemukan di hampir seluruh unit organisasi (unor).

Selain itu, Ia juga menyoroti pentingnya penegakan tanggung jawab di level pimpinan. Menurutnya, jika terjadi pelanggaran di level atas, maka pejabat tersebut harus bertanggung jawab, bukan justru dibebankan ke bawahan.

Dody mencontohkan, misalnya jika terjadi kesalahan di tingkat eselon I, maka pejabat eselon I tersebut yang harus bertanggung jawab, bukan justru dialihkan ke eselon II, eselon III, atau pejabat di bawahnya. Ia menilai hal ini penting agar tidak memberikan contoh buruk bagi generasi muda di Kementerian PU.

Ia juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir di kalangan pegawai, terutama generasi muda, agar tidak terjebak dalam praktik korupsi demi mengejar jabatan. Dody menegaskan, upaya pembersihan internal menjadi prioritas utama guna menjaga integritas Kementerian PU sebagai salah satu institusi strategis yang telah lama berdiri.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...