Pemerintah melalui Kantor Staf Presiden bersama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia meluncurkan Buku Saku 0%: Manfaat dan Penerima Program Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026. Buku ini bertujuan memudahkan masyarakat memahami dan mengakses berbagai program bantuan pemerintah secara terintegrasi.
Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa buku ini merangkum dukungan negara bagi rakyat dari masa kandungan hingga lanjut usia. Selain itu, buku ini juga memberikan panduan jelas mengenai jenis bantuan serta cara mengaksesnya.
Qodari menegaskan bahwa Buku Saku 0% mencerminkan arah kebijakan Presiden Prabowo dalam memastikan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Negara tidak hanya hadir saat masyarakat mengalami kesulitan, tetapi juga mendukung pertumbuhan, pendidikan, kemandirian ekonomi, hingga kesejahteraan di masa tua. Buku ini juga menampilkan simulasi konkret penerima manfaat di tingkat keluarga. Salah satu contohnya adalah keluarga di Makassar yang menerima berbagai bantuan terintegrasi dengan nilai signifikan setiap tahunnya.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo, menyampaikan bahwa buku ini sejalan dengan semangat pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Ia menekankan pentingnya penyaluran bantuan yang tepat sasaran dengan memanfaatkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan sistem ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa bantuan hanya diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Hal ini diharapkan meningkatkan efektivitas program kesejahteraan.
Peluncuran Buku Saku 0% menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas program bantuan sosial. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan yang mendukung kebijakan tersebut.
Pemerintah berharap buku ini dapat menjadi referensi praktis bagi masyarakat dalam memahami hak dan akses terhadap bantuan. Secara keseluruhan, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Alexander Jason – Redaksi

