Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan ke Universitas Borobudur di Jakarta Timur.
Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Alfian Nurrizal, hadir bersama jajaran dan disambut oleh pimpinan serta akademisi kampus. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dan rencana kolaborasi ke depan.
Dalam kesempatan itu, Alfian menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian. Ia menilai kampus dapat berkontribusi dalam memberikan edukasi serta solusi terhadap dinamika sosial yang berkembang di masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan pendekatan yang lebih komprehensif dalam menjaga stabilitas keamanan. Peran akademisi dinilai penting dalam menghadirkan perspektif ilmiah terhadap berbagai permasalahan sosial.
Selain menggandeng institusi pendidikan, kepolisian juga memperkuat kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. Alfian menjelaskan bahwa sinergi melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan di setiap wilayah. Pendekatan ini bertujuan membangun jaringan pengamanan berbasis partisipasi masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, upaya menjaga ketertiban dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, hasil pertemuan akan dikembangkan melalui forum diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion. Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif untuk mendukung keamanan wilayah. Langkah tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam mengedepankan pendekatan kolaboratif. Melalui sinergi yang luas, stabilitas keamanan diharapkan dapat terus terjaga.
Alexander Jason – Redaksi

