National

Survei LSI: Djayadi Hanan Sebut Pancasila Tetap Jadi Panduan Utama Bangsa

Lembaga Survei Indonesia (LSI) secara resmi merilis hasil survei nasional terbaru mengenai evaluasi dan komitmen publik terhadap Pancasila. Riset ini dilakukan untuk memotret sejauh mana pemahaman serta kesetiaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap ideologi negara di tengah derasnya arus informasi di era digital.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam paparannya menekankan bahwa Pancasila memiliki peran yang sangat strategis sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat Indonesia yang sangat majemuk.

“Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara secara formal, tetapi juga menjadi panduan nyata dalam merawat kemajemukan. Di era demokrasi saat ini, relevansi Pancasila semakin krusial sebagai penyeimbang arus informasi,” ujar Djayadi Hanan di Jakarta, Minggu (12/04/2026).

Menurutnya, di tengah derasnya pengaruh budaya luar melalui platform digital, Pancasila justru semakin penting sebagai jangkar nilai. Tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menanamkan nilai-nilai tersebut secara adaptif, agar tetap relevan dan dipahami oleh generasi Z dan milenial.

Dalam survei tersebut juga disinggung mengenai pentingnya peran lembaga negara seperti Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) dalam menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, serta Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) dalam menanamkan nilai-nilai luhur di masyarakat.

Djayadi menyebut terdapat dua temuan utama dalam survei tersebut, salah satunya adalah tantangan menjaga eksistensi nilai Pancasila di tengah penetrasi budaya global. Karena itu, pendekatan yang lebih kontekstual dan relevan dinilai menjadi kunci agar ideologi bangsa tetap hidup dan tidak sekadar menjadi hafalan.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...