Center San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, resmi dinobatkan sebagai Defensive Player of the Year (DPOY) di National Basketball Association musim ini, menandai pencapaian bersejarah dalam kariernya.
Pemain asal Prancis dengan tinggi 7 kaki 4 inci tersebut mencatatkan sejarah sebagai pemenang pertama yang meraih suara bulat dalam 43 tahun sejarah penghargaan ini, setelah mendapatkan seluruh 100 suara peringkat pertama. Pada usia 22 tahun, Wembanyama juga menjadi pemain termuda yang meraih penghargaan tersebut, serta menjadi pemain kedua yang memenangkannya dalam tiga musim pertama sejak legenda Spurs David Robinson pada musim 1991/92.
Wembanyama, yang merupakan pilihan pertama dalam NBA Draft 2023, terus menunjukkan dominasinya di sisi pertahanan dengan memimpin liga dalam blok (3,1 per gim) selama tiga musim beruntun. Ia juga mencatatkan rata-rata terbaik sepanjang kariernya dengan 25,0 poin, 11,5 rebound, serta satu steal per pertandingan.
Dalam wawancaranya bersama NBC, Wembanyama mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Saya sangat, sangat senang bisa memenangkan penghargaan ini dan sangat bangga menjadi yang pertama meraihnya secara unanimous,” ujarnya.
Dalam pemungutan suara, pemain Oklahoma City Thunder, Chet Holmgren, finis di posisi kedua dengan 239 poin, sementara Ausar Thompson dari Detroit Pistons berada di posisi ketiga dengan 60 poin.
Performa impresif Wembanyama juga berkontribusi besar membawa Spurs mencatatkan rekor musim reguler 62-20, terbaik kedua di liga, dengan pertahanan tim berada di peringkat ketiga secara keseluruhan.
Legenda NBA asal Jerman, Dirk Nowitzki, bahkan memberikan pujian tinggi terhadap dampak Wembanyama di lapangan. Dalam pernyataannya kepada Agence France-Presse, ia mengatakan, “Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Pertahanannya begitu hebat hingga mengubah permainan hanya dengan keberadaannya di lapangan.”
Akbari Danico – Redaksi

