Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Kamis (23/4).
Dalam sambutannya, Rano mendorong para penerima KJMU untuk menjaga prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menjunjung tinggi integritas dan etika. Selain itu, mahasiswa diharapkan aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, Rano menegaskan pentingnya memanfaatkan kesempatan memperoleh KJMU dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan masih banyak calon mahasiswa lain yang belum berkesempatan menerima bantuan serupa. Ia pun berharap mahasiswa penerima KJMU saat ini diharapkan menjadi calon pemimpin masa depan yang akan membawa Jakarta menuju kemajuan yang lebih baik.
“Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Terlebih, momentum menuju 500 tahun Kota Jakarta menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Karena itu, jalani pendidikan ini dengan sungguh-sungguh dan berikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, mahasiswa UIN Jakarta Fakultas Aqidah dan Filsafat Islam, Muhammad Kadafi, mengatakan ia dan keluarganya merasa sangat terbantu dengan adanya KJMU. Terlebih, ibunya telah mengalami stroke sejak Kadafi berusia delapan tahun. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang telah memberikan bantuan kursi roda kepada ibunya.
Sebagai informasi, jumlah penerima KJMU Tahap II Tahun 2025 mencapai 16.920 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Khusus di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, jumlah penerima KJMU tercatat sebanyak 1.986 mahasiswa, yang terdiri atas 290 penerima baru dan 1.696 penerima lanjutan.
Capaian tersebut mencerminkan semakin luasnya akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Jakarta, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing secara global.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

