Sekitar 14 jam setelah insiden penembakan di acara jamuan koresponden Gedung Putih, suasana di Washington masih terasa tidak biasa, dengan banyak jurnalis dan tamu yang mencoba memahami kembali apa yang terjadi malam sebelumnya.
Sejumlah wartawan saling bertukar pesan, menceritakan apa yang mereka lihat dari posisi masing-masing serta bagaimana mereka menjalani sisa malam setelah insiden tersebut. Banyak di antaranya langsung kembali bekerja, bergegas menuju Gedung Putih atau kantor redaksi mereka meski masih mengenakan pakaian formal.
Namun kini, ketika situasi mulai mereda, berbagai detail kecil yang sebelumnya terlewat mulai muncul ke permukaan, membantu menyusun kembali kronologi kejadian.
Beberapa saksi menyadari bahwa mereka berada sangat dekat dengan lokasi penembakan tanpa menyadarinya saat itu. Ada yang sempat berada hanya beberapa langkah dari titik kejadian sebelum akhirnya kembali ke tempat duduk, sementara yang lain terpaksa berlindung di area sekitar saat insiden berlangsung.
Meski pengamanan diperketat, sejumlah acara lanjutan tetap berlangsung pada malam itu, meskipun dengan kehadiran yang jauh lebih sedikit dari biasanya.
Insiden ini dipastikan akan menjadi topik utama pembicaraan di Washington sepanjang hari, terutama karena mengguncang acara bergengsi yang biasanya berlangsung dalam suasana santai.
Sementara itu, Presiden Donald Trump tidak dijadwalkan menghadiri agenda publik pada hari tersebut, meski dilaporkan akan memberikan wawancara televisi dalam waktu dekat.
Akbari Danico – Redaksi

