Pemerintah menegaskan bahwa proses rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) berjalan secara transparan, tanpa biaya, dan bebas dari praktik titipan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan hal tersebut dalam keterangan pers pada Senin (4/5). Ia menyoroti maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan program Koperasi Merah Putih, mulai dari penyebaran tautan palsu hingga permintaan sejumlah uang kepada pelamar.
“Saya perlu menegaskan soal maraknya penipuan. Ada oknum yang mengatasnamakan Koperasi Merah Putih, menyebarkan link palsu, hingga meminta bayaran,” ujarnya.
Zulhas menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran hanya dilakukan melalui satu kanal resmi dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Ia memastikan tidak ada pungutan, sekecil apa pun, dalam proses seleksi.
Selain itu, ia juga menegaskan tidak ada jalur khusus dalam rekrutmen tersebut, termasuk melalui pejabat pemerintah.
“Tidak ada orang dalam. Tidak ada titipan. Kalau ada yang meminta uang, itu jelas penipuan dan sebaiknya dilaporkan ke aparat penegak hukum,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemerintah menjelaskan bahwa pembentukan KDKMP dan KNMP merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ekonomi desa, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk memangkas rantai distribusi yang panjang sekaligus berperan sebagai penyangga harga komoditas di tingkat petani.
Melalui koperasi ini, hasil produksi masyarakat desa dapat diserap dengan harga yang lebih stabil. Jika harga pasar berada di bawah standar yang ditetapkan, koperasi akan berperan sebagai pembeli (offtaker) untuk menjaga nilai jual tetap menguntungkan bagi petani.
Selain itu, koperasi juga akan menjadi saluran distribusi berbagai bantuan pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, hingga beasiswa, agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
“Ke depan, distribusi bantuan tidak lagi bergantung pada kedekatan, tetapi benar-benar berdasarkan kelayakan penerima. Barang subsidi seperti pupuk dan gas juga akan disalurkan melalui koperasi ini,” jelasnya.
Pemerintah sebelumnya membuka total 35.476 formasi, terdiri dari 30.000 posisi manajer KDKMP dan 5.476 pegawai KNMP. Minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi, dengan jumlah pelamar mencapai 639.730 orang hingga penutupan pendaftaran pada 25 April 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 487.819 pelamar telah melengkapi berkas administrasi, dan 483.648 orang dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi.
Akbari Danico – Redaksi

