Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada partai final. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu sebelum PSG keluar sebagai pemenang dari titik putih.
Arsenal mengawali pertandingan dengan sempurna. Baru enam menit laga berjalan, Kai Havertz berhasil membawa The Gunners unggul lebih dulu dan membuat PSG berada di bawah tekanan.
PSG terus berusaha mencari gol penyeimbang dan akhirnya mendapat peluang emas pada menit ke-65. Ousmane Dembélé yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Skor tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir. Kedua tim juga gagal mencetak gol tambahan selama babak perpanjangan waktu, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak penalti, Gonçalo Ramos, Désiré Doué, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo berhasil menjalankan tugasnya untuk PSG. Sementara itu, Arsenal hanya mampu mencetak gol melalui Viktor Gyökeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli. Eberechi Eze serta Gabriel gagal menuntaskan tugas mereka sebagai algojo.
Kegagalan penalti Gabriel menjadi penentu kemenangan PSG sekaligus memastikan klub asal Prancis tersebut kembali berdiri di puncak Eropa.
Gelar ini terasa semakin spesial karena PSG berhasil mempertahankan trofi Liga Champions yang mereka raih pada musim sebelumnya. Setelah menjadi juara pada musim 2024/25, Les Parisiens kembali mengangkat Si Kuping Besar pada musim 2025/26 dan mencatatkan prestasi back-to-back juara Liga Champions, sebuah pencapaian yang semakin menegaskan dominasi mereka di sepak bola Eropa.
Akbari Danico – Redaksi

