National

Cadangan Beras RI Capai 5,3 Juta Ton

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut cadangan beras di gudang Bulog saat ini mencapai 5,3 juta ton dan menjadi rekor baru bagi ketahanan pangan nasional.

“Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog sejumlah 5,3 juta ton. Kita ingin memastikan bahwa pangan kita aman, terkendali, harga juga terjangkau bahkan bisa memberi bantuan kepada saudara-saudara kita di negara lain,” ujar Prasetyo dalam keterangan Setpres, Minggu (17/5).

Saat ini, pemerintah tengah fokus mempertahankan capaian swasembada beras dan memperkuat produksi komoditas pangan strategis lainnya seperti jagung.

“Ini salah satu upaya kita, kerja keras kita untuk memastikan pangan kita kuat. Kita sekarang mengejar untuk juga swasembada di bidang jagung dan seluruh komoditas pangan lainnya,” tuturnya.

Prasetyo mengapresiasi kontribusi petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, capaian swasembada pangan merupakan hasil kerja sama pemerintah dan petani di berbagai daerah.

“Tentunya kita mengapresiasi dan berterima kasih, tidak hanya kepada Menteri Pertanian tetapi kepada seluruh petani di seluruh Indonesia karena kerja keras para petani kita dapat mencapai swasembada pangan,” jelas Prasetyo.

Sementara, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah terus memperkuat sektor pertanian, termasuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani.

Sejalan dengan hal tersebut, Amran mengungkap stok pupuk nasional saat ini lebih dari cukup dan Indonesia mulai mengekspor pupuk ke sejumlah negara.

“Pupuk kita lebih dari cukup bahkan kemarin kami ekspor ke Australia, berikutnya Filipina, Brasil, India,” ujar Amran.

Selain keberhasilan swasembada beras, Amran mengatakan Indonesia kini juga telah mencapai swasembada jagung untuk kebutuhan pangan. Ia menambahkan, harga pupuk dalam negeri turun hingga 20 persen.

“Swasembada beras sudah, kemudian kita ekspor pupuk, harga pupuk dalam negeri turun 20 persen. Kemudian kita sudah swasembada jagung untuk pakan,” imbuhnya.

Pemerintah menilai peningkatan cadangan beras, ketersediaan pupuk, dan penguatan produksi pangan menjadi langkah untuk menjaga stabilitas pangan nasional dan harga di masyarakat.

Monika Putri Setiarini – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...