World

Eks Penasihat Inggris: Pengawalan Kapal AS Tak Cukup Amankan Hormuz

Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran disebut berada di ambang keruntuhan menyusul laporan saling serang di Selat Hormuz, menurut mantan penasihat keamanan nasional Inggris Peter Ricketts.

Dalam wawancara dengan BBC pada Selasa (5/5), Ricketts menilai rencana AS untuk mengawal kapal-kapal komersial di jalur tersebut sulit berjalan efektif, mengingat jumlah kapal yang tertahan mencapai ratusan, sementara sebelum konflik puluhan kapal melintas setiap hari.

Ia menyebut mustahil bagi Amerika Serikat untuk mengawal setiap kapal secara menyeluruh, sehingga risiko serangan tetap tinggi di tengah situasi yang belum stabil.

Menurutnya, cukup satu atau dua kapal yang diserang untuk membuat industri pelayaran kehilangan kepercayaan terhadap keamanan jalur tersebut.

Ricketts menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk memastikan kelancaran pelayaran secara berkelanjutan adalah melalui kesepakatan langsung dengan Iran.

Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa eskalasi konflik dapat semakin mengganggu salah satu jalur distribusi energi paling penting di dunia.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...