Seorang pejabat Iran membantah laporan media pemerintah yang menyebut adanya korban hilang setelah dugaan serangan Amerika Serikat terhadap kapal nelayan dan kapal kargo Iran di Teluk Persia.
Laporan awal tersebut disampaikan oleh kantor berita semi-resmi Mehr News Agency, yang mengutip pernyataan pejabat lokal di wilayah Bandar-e Lengeh, Fawad Moradzadeh pada(9/5).
Bandar-e Lengeh sendiri merupakan pelabuhan kecil yang terletak di dekat Selat Hormuz, kawasan yang saat ini menjadi pusat ketegangan militer.
Namun, dalam pernyataan lanjutan yang dikutip kantor berita Tasnim News Agency, Moradzadeh menegaskan bahwa informasi yang beredar sebelumnya tidak benar dan belum ada data resmi yang mengonfirmasi terjadinya serangan tersebut.
Ia menyebut tidak ada statistik maupun informasi valid dari otoritas terkait mengenai insiden yang dilaporkan.
Di sisi lain, militer Amerika Serikat melalui United States Central Command (Centcom) sebelumnya menyatakan telah menembaki dua kapal tanker berbendera Iran yang berusaha menembus blokade AS.
Menurut pernyataan tersebut, kedua kapal berhasil dilumpuhkan saat mencoba merapat ke pelabuhan Iran di Teluk Oman.
Perbedaan klaim dari kedua pihak ini menambah ketidakpastian informasi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.
Akbari Danico – Redaksi

