Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, menegaskan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan warga melalui pelatihan penanganan kebakaran di Kampung Pramuka, Kelurahan Tugu Utara. Kegiatan ini melibatkan sekitar 30 peserta, termasuk warga dan anggota Pramuka, sebagai bagian dari upaya preventif menghadapi potensi kebakaran di kawasan permukiman padat.
Inisiatif ini mencerminkan pendekatan berbasis komunitas dalam mitigasi bencana yang selama ini kerap menjadi tantangan di wilayah perkotaan. Dengan memahami risiko sejak dini, masyarakat diharapkan mampu mengurangi dampak kerugian yang lebih besar.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan mengenai faktor-faktor pemicu kebakaran yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga. Edukasi ini menjadi krusial mengingat sebagian besar insiden kebakaran dipicu oleh kelalaian sederhana yang sebenarnya dapat dicegah. Selain teori, peserta juga diajak melakukan simulasi pemadaman menggunakan metode konvensional seperti handuk basah serta penggunaan alat pemadam api ringan. Pendekatan praktik langsung ini memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri warga dalam menghadapi situasi darurat.
Program ini juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan awal kebakaran. Dengan membangun kapasitas warga, beban penanganan tidak sepenuhnya bergantung pada petugas pemadam kebakaran. Penyerahan simbolis alat pemadam api ringan kepada lingkungan RW menjadi langkah konkret dalam mendukung kesiapan tersebut. Rencana distribusi tambahan ke tingkat RT menunjukkan adanya komitmen berkelanjutan untuk memperluas jangkauan perlindungan.
Lurah Tugu Utara, Kusmadi, menyambut positif kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan. Ia menilai pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kewaspadaan, tetapi juga membangun budaya tanggap bencana di tingkat komunitas. Meskipun tidak diharapkan terjadi kebakaran, kesiapan menghadapi kemungkinan terburuk tetap menjadi kebutuhan mendesak. Dengan kolaborasi yang konsisten, upaya pencegahan dan penanganan kebakaran diharapkan semakin efektif di masa mendatang.
Alexander Jason – Redaksi

