Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Kota Gorontalo, disambut hangat oleh para istri nelayan setempat. Mereka menyampaikan rasa syukur karena kawasan pesisir tempat tinggal mereka mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.
Sejumlah warga seperti Fatra Ismail, Marlena, Yusran Gaigo, Mardia Arif, dan Hartati Marjuk mengaku mulai merasakan perubahan sejak program Kampung Nelayan Merah Putih dijalankan. Menurut mereka, pembangunan kawasan tersebut membawa harapan baru bagi kehidupan masyarakat pesisir.
Para istri nelayan menilai program Kampung Nelayan Merah Putih telah menghadirkan berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Mereka menyebut sejumlah sarana yang kini tersedia antara lain bangunan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, pabrik es, fasilitas kuliner, ruang genset, hingga bengkel untuk mendukung kegiatan nelayan sehari-hari. Kehadiran fasilitas tersebut dipandang membantu meningkatkan produktivitas dan mendukung kebutuhan operasional masyarakat pesisir. Program ini juga dinilai mulai menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih tertata dan terintegrasi.
Salah satu warga, Mardia Arif, menyampaikan bahwa perhatian pemerintah terhadap kehidupan nelayan membuat masyarakat merasa diperhatikan dan dihargai. Para ibu nelayan berharap program tersebut tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur saja, tetapi terus berlanjut dengan dukungan yang lebih luas bagi kesejahteraan warga.
Mereka juga berharap kawasan pesisir dapat berkembang menjadi lingkungan yang lebih produktif dan memiliki peluang ekonomi yang lebih baik. Antusiasme warga menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap keberlanjutan program pemerintah di sektor kelautan.
Selain peningkatan fasilitas, para perempuan di kawasan pesisir berharap keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih dapat membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi mereka. Mereka ingin memiliki kegiatan produktif dan akses terhadap berbagai program pemberdayaan ekonomi di masa mendatang.
Harapan tersebut mencerminkan keinginan masyarakat agar pembangunan kawasan nelayan tidak hanya berfokus pada sektor perikanan, tetapi juga pada penguatan peran keluarga dan perempuan pesisir. Dengan dukungan berkelanjutan, masyarakat berharap kualitas hidup warga di kawasan nelayan dapat terus meningkat.
Alexander Jason – Redaksi

