Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dilaporkan kembali menggelar pertemuan langsung dengan pejabat militer senior pada (10/5), menandai pertemuan tatap muka kedua dalam beberapa hari terakhir menurut media pemerintah Iran.
Dalam laporan kantor berita semi-resmi Fars News Agency, Khamenei bertemu dengan Mayor Jenderal Abdollahi dan menerima laporan terkait kesiapan angkatan bersenjata Iran.
Namun, tidak ada foto maupun rekaman video dari pertemuan tersebut yang dipublikasikan. Sejak dilantik pada Maret lalu setelah kematian pendahulunya Ali Khamenei Khamenei belum pernah kembali tampil di hadapan publik, memicu spekulasi mengenai kondisi dan keberadaannya.
Dalam pertemuan itu, Abdollahi menyatakan bahwa militer Iran berada dalam tingkat kesiapan tinggi dengan perlengkapan dan persenjataan yang memadai untuk menghadapi potensi ancaman dari Amerika Serikat dan sekutunya. Ia juga menegaskan bahwa setiap bentuk serangan atau kesalahan strategis dari pihak lawan akan dibalas dengan cepat dan tegas oleh Iran.
Sementara itu, Khamenei dikabarkan menyatakan bahwa Iran telah berhasil menggagalkan upaya musuh dan menginstruksikan peningkatan kesiapan untuk menghadapi ancaman ke depan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya juga mengungkap telah mengadakan pertemuan selama lebih dari dua jam dengan Khamenei, yang menjadi pertemuan langsung pertama antara pejabat tinggi Iran dan pemimpin tertinggi yang baru.
Laporan intelijen Amerika Serikat, seperti dikutip CNN, menyebut Khamenei memainkan peran penting dalam menentukan strategi perang Iran bersama para pejabat senior lainnya.
Meski demikian, struktur kekuasaan di dalam pemerintahan Iran disebut masih belum sepenuhnya jelas, dengan Khamenei diduga turut mengarahkan pendekatan Iran dalam negosiasi dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik.
Situasi ini menunjukkan bahwa dinamika kepemimpinan Iran masih berkembang di tengah tekanan konflik dan upaya diplomasi yang berlangsung.
Akbari Danico – Redaksi

