Sejumlah staf Arsenal dilaporkan harus mengeluarkan biaya pribadi untuk mengikuti paket perjalanan ke final Liga Champions UEFA yang akan digelar di Puskás Aréna.
Menurut laporan Sam Dean dari The Telegraph, setiap staf dikenakan biaya sekitar £859 atau setara Rp20 juta untuk bisa ikut serta dalam perjalanan tersebut.
Kebijakan ini memicu kekecewaan di kalangan internal klub, terutama karena momen ini menjadi final Eropa pertama Arsenal sejak tahun 2006.
Situasi tersebut menjadi semakin kontras jika dibandingkan dengan Paris Saint-Germain, yang justru menanggung seluruh biaya perjalanan dan tiket untuk ratusan karyawannya.
Perbedaan pendekatan ini pun memunculkan perbincangan luas, mengingat kedua klub sama-sama berada di level elite sepak bola Eropa namun memiliki kebijakan internal yang sangat berbeda.
Akbari Danico – Redaksi

