Dua personel militer Amerika Serikat dilaporkan hilang saat mengikuti latihan militer di Maroko, menurut pernyataan United States Africa Command (Africom).
Kedua personel tersebut terlibat dalam latihan gabungan African Lion 2026, yang merupakan latihan tahunan untuk memperkuat kerja sama antara pasukan AS, sekutu NATO, dan negara-negara Afrika.
Africom menyebut keduanya dilaporkan hilang pada Sabtu di sekitar Cap Draa Training Area, dekat kota Tan-Tan.
Operasi pencarian dan penyelamatan kini tengah berlangsung, melibatkan sumber daya darat, udara, dan laut dari Amerika Serikat, Maroko, serta sejumlah negara lain.
Dalam pernyataan resminya, Africom menegaskan bahwa insiden tersebut masih dalam penyelidikan, sementara fokus utama saat ini adalah keselamatan personel yang hilang serta dukungan bagi keluarga mereka.
Latihan African Lion sendiri merupakan latihan militer gabungan terbesar di Afrika, yang tahun ini digelar di beberapa negara, termasuk Maroko, Ghana, Senegal, dan Tunisia.
Kegiatan ini berfokus pada operasi lintas domain, respons krisis, serta koordinasi multinasional guna meningkatkan keamanan regional dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Latihan tersebut melibatkan sekitar 5.000 personel dari lebih 40 negara, serta didukung oleh puluhan mitra industri berbasis di Amerika Serikat, dan dijadwalkan berlangsung dari 27 April hingga 8 Mei.
Akbari Danico – Redaksi

