National

Prabowo Ajak Negara ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kemerdekaan dan kedamaian suatu bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5).

Menurutnya, pangan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan masyarakat, kemerdekaan bangsa, hingga terciptanya perdamaian. Ia menekankan bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis sehingga negara harus hadir secara aktif untuk menjamin keberlanjutan produksi pangan nasional.

Prabowo menegaskan Indonesia akan terus memperkuat kemandirian pangan melalui kebijakan yang berpihak kepada pertanian dan petani. Menurut dia, sektor pangan tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar maupun swasta.

Menurutnya, campur tangan pemerintah tetap diperlukan guna menjaga stabilitas produksi dan distribusi pangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Selain itu, Prabowo mengingatkan negara-negara ASEAN mengenai ancaman perubahan iklim, terutama potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan dapat mengganggu produksi pangan kawasan.

Prabowo pun menyerukan agar negara-negara ASEAN memperkuat kolaborasi dalam diversifikasi pangan dan pengembangan teknologi pertanian.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengusulkan penyederhanaan mekanisme ASEAN Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR) agar respons terhadap krisis pangan dapat dilakukan lebih cepat. Ia menambahkan, kawasan ASEAN perlu memperkuat sistem cadangan pangan berbasis lokal guna meningkatkan ketahanan menghadapi ancaman krisis di masa mendatang.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...