Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Kantor Lurah Senen di Jalan Pasar Senen Dalam VI, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5). Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh jajaran yang terlibat dalam pembangunan dan revitalisasi gedung kantor lurah di Jakarta. Program ini menjadi prioritas yang terus dianggarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setiap tahun.
Selain Kelurahan Senen, turut diresmikan Kantor Lurah Tanah Tinggi di Jakarta Pusat, serta Kantor Lurah Semper Barat dan Sunter Jaya di Jakarta Utara. Keberadaan kantor lurah bukan sekadar bangunan administratif, melainkan simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Pramono mengungkapkan bahwa program ini untuk terus dilanjutkan. Ini merupakan hal yang akan mengubah wajah pelayanan Jakarta menjadi lebih baik. Kantor kelurahan harus menjadi tempat yang terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, dan saran, sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
Pramono berharap kantor lurah dengan tampilan baru ini menjadi standar pelayanan publik yang lebih cepat, nyaman, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga tanpa terkecuali. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses pembangunan. Ia berharap pembaruan fisik bangunan diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan.
Pembangunan dan revitalisasi gedung kantor lurah menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi sosial dengan integrasi berbagai layanan, seperti kegiatan PAUD, operasional Tiga Pilar—lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas—serta dukungan sarana dan prasarana bagi petugas PPSU.
Kantor lurah juga dilengkapi fasilitas modern dan berkelanjutan, seperti sistem proteksi kebakaran, pengolahan air, listrik cadangan, serta pemanfaatan teknologi panel surya. Selain itu, bangunan dirancang ramah bagi semua kalangan dengan fasilitas lift, akses disabilitas, ruang laktasi, hingga area bermain anak guna mendukung pelayanan yang inklusif dan berkeadilan.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

