UEFA dikabarkan akan menyelidiki pernyataan Declan Rice usai laga melawan Atlético Madrid, yang berpotensi berujung pada sanksi larangan bermain.
Komentar tersebut muncul setelah hasil imbang 1-1, di mana Rice menyoroti keputusan wasit dalam situasi kontroversial di kotak penalti. Ia menegaskan bahwa pertandingan di Liga Champions UEFA selalu penuh tekanan dan menuntut kehati-hatian tinggi, terutama dalam momen-momen krusial.
Rice secara khusus menyinggung insiden yang melibatkan Eberechi Eze, yang menurutnya seharusnya menghasilkan penalti. Ia mengaku tidak memahami alasan di balik keputusan wasit yang tidak memberikan pelanggaran tersebut.
Lebih lanjut, gelandang Inggris itu juga menyebut bahwa tekanan dari suporter Atlético kemungkinan memengaruhi keputusan sang wasit hingga mengubah penilaiannya di lapangan.
Menurut laporan Daily Mirror, pernyataan inilah yang kini menjadi perhatian UEFA dan bisa berujung pada tindakan disipliner terhadap Rice dalam waktu dekat.
Akbari Danico – Redaksi

