Victor Wembanyama kembali menunjukkan kualitasnya sebagai bintang masa depan NBA saat tampil impresif pada Game 4 NBA Finals melawan New York Knicks. Meski demikian, performa gemilangnya belum cukup untuk membawa San Antonio Spurs meraih kemenangan.
Pemain berusia 22 tahun itu membukukan 24 poin, 13 rebound, dan 3 blok dalam pertandingan tersebut. Wembanyama menjadi salah satu motor utama permainan Spurs di kedua sisi lapangan sepanjang laga.
Selain mencatat double-double, Wembanyama juga menunjukkan agresivitasnya dalam menyerang dengan mencetak 9 dari 25 percobaan tembakan. Ia turut menambahkan dua tembakan tiga angka dari delapan percobaan serta empat poin dari tujuh kesempatan di garis lemparan bebas.
Penampilan tersebut sempat membantu Spurs mengendalikan jalannya pertandingan. Bahkan, San Antonio berhasil membangun keunggulan besar sebelum akhirnya kehilangan momentum di babak kedua.
Sayangnya bagi Spurs, performa individu Wembanyama tidak berbuah manis. Knicks berhasil bangkit secara dramatis dan mencuri kemenangan yang membuat mereka kini unggul 3-1 dalam seri NBA Finals.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi San Antonio yang kini berada di ambang eliminasi. Mereka harus memenangkan tiga pertandingan beruntun jika ingin membalikkan keadaan dan menjaga harapan meraih gelar juara tetap hidup.
Bagi Wembanyama, hasil ini tentu menjadi pelajaran berharga di awal kariernya. Meski tampil produktif secara statistik, bintang muda asal Prancis itu kini menghadapi tantangan terbesar dalam karier NBA-nya untuk memimpin Spurs bangkit dari situasi yang sangat sulit.
Akbari Danico – Redaksi

