National

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden Adalah Hoaks

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, membantah keras informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

Menurut BGN, pernyataan yang mengatasnamakan Nanik tersebut tidak pernah disampaikan dan merupakan informasi palsu atau hoaks. Lembaga menegaskan bahwa narasi tersebut termasuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat serta menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Nanik menekankan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana yang beredar di berbagai platform digital dan aplikasi percakapan.

BGN menyatakan bahwa pencatutan nama pejabat publik kerap digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk membangun narasi provokatif yang memancing reaksi masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Nanik mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau membagikan suatu informasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman dan penyebaran informasi yang menyesatkan.

Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi, seperti keterangan pers, situs web resmi, dan akun media sosial yang telah terverifikasi. Informasi yang beredar di luar kanal-kanal tersebut tidak dapat dijadikan rujukan yang sah. Dengan penegasan ini, BGN berharap masyarakat dapat membedakan antara informasi resmi dan konten yang tidak memiliki sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi komunikasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah.

Lebih lanjut, BGN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan fakta dan verifikasi informasi. Lembaga juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif, provokatif, atau mengandung unsur fitnah.

Nanik menegaskan bahwa BGN akan tetap fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat pemerintah. Menurutnya, sikap bijak dalam bermedia digital menjadi kunci untuk mencegah penyebaran hoaks dan menjaga kualitas informasi di ruang publik.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...