National

Hasil Investigasi UBK Ungkap Aliran Uang Rp20 Juta Berasal dari Oknum Polisi

Hasil investigasi pihak rektorat Universitas Bung Karno (UBK) mengungkap bahwa mantan Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdimaludin (Abdi), menerima uang tunai Rp20 juta dari seorang oknum kepolisian. Temuan tersebut diperoleh setelah tim investigasi memeriksa Abdi pada Kamis (25/6/2026). Berdasarkan fakta terbaru, uang tersebut diserahkan setelah aksi demonstrasi pada 15 Juni 2026 selesai, bukan sebelum aksi sebagaimana informasi yang beredar sebelumnya.

Ketua Tim Investigasi UBK, Eko Suryo S, menjelaskan bahwa kesepakatan awal dibuat pada hari H demonstrasi dalam sebuah pertemuan di Jakarta Pusat antara Abdi, dua alumni UBK, dan oknum polisi tersebut. Abdi diminta mengalihkan lokasi demonstrasi dari Istana Merdeka ke Gedung DPR RI dengan imbalan uang tunai. Meski pada akhirnya mahasiswa UBK tetap berdemo di Jalan Medan Merdeka Selatan dan tidak menuruti perintah pengalihan tersebut, uang sebesar Rp20 juta tetap diserahkan kepada Abdi pada malam harinya di sebuah kafe di kawasan Cikini.

Uang tunai tersebut kemudian dibagikan oleh Abdi kepada empat pengurus BEM lainnya pada keesokan harinya dengan nominal masing-masing Rp2 juta. Tim investigasi mencatat sebagian besar dana tersebut saat ini masih utuh karena direncanakan untuk aksi berikutnya. Sementara pihak kampus fokus memeriksa dugaan pelanggaran etik mahasiswa sesuai statuta UBK, penanganan terhadap keterlibatan oknum aparat berada di luar kewenangan pihak universitas.

Zahra Rahmanda Oktafiani – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...