Portugal menunjukkan kekuatannya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan pada laga kedua Grup K. Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah mencetak dua gol dan membawa Selecao tampil dominan sepanjang pertandingan.
Portugal langsung mengambil kendali sejak menit-menit awal. Ronaldo membuka keunggulan pada menit ke-6 sebelum Nuno Mendes menggandakan skor pada menit ke-17 melalui penyelesaian yang tenang di depan gawang.
Uzbekistan sempat mencetak gol melalui Abbosbek Ganiev pada menit ke-29. Namun setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena sebelumnya terjadi pelanggaran Fayzullaev terhadap João Cancelo dalam proses serangan.
Portugal kemudian memperbesar keunggulan. Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39 untuk membawa timnya unggul 3-0 di akhir babak pertama.
Dominasi Portugal berlanjut setelah jeda. Gol bunuh diri Utkir Nematov pada menit ke-60 semakin memperlebar jarak sebelum Rafael Leão menutup pesta gol Portugal lewat gol pada menit ke-88.
Penampilan gemilang Ronaldo membuatnya kembali dinobatkan sebagai Man of the Match. Di usia 41 tahun, sang kapten masih mampu menjadi pemain paling berpengaruh di lapangan dan menunjukkan bahwa kualitasnya belum memudar.
Dua gol yang dicetak ke gawang Uzbekistan juga menambah panjang daftar rekor yang berhasil ia pecahkan. Ronaldo kini resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Pencapaian tersebut semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Dari Piala Dunia 2006 hingga 2026, Ronaldo terus menorehkan namanya dalam buku sejarah sepak bola dunia.
Selain Ronaldo, Portugal juga menunjukkan kualitas kolektif yang sangat menjanjikan. Nuno Mendes tampil solid di sisi kiri, Rafael Leão memberikan ancaman konstan di lini depan, sementara lini tengah mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan nyaman.
Kemenangan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Portugal datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu kandidat serius untuk meraih gelar juara. Dengan perpaduan pemain muda berbakat dan sosok berpengalaman seperti Ronaldo, Selecao tampil semakin matang dari pertandingan ke pertandingan.
Bagi Cristiano Ronaldo, malam ini kembali menjadi panggung untuk menulis sejarah. Di usia 41 tahun, ia tidak hanya membantu Portugal meraih kemenangan besar, tetapi juga membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersinar di level tertinggi sepak bola dunia.
Akbari Danico – Redaksi

