National

Masa Libur Sekolah Dimanfaatkan untuk Pembenahan SPPG

Pemerintah memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan penataan dan evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama periode libur sekolah, operasional SPPG untuk penyaluran MBG dihentikan sementara guna memberikan ruang bagi proses evaluasi dan perbaikan layanan yang menjangkau siswa, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa masa libur sekolah yang cukup panjang memberikan kesempatan bagi Badan Gizi Nasional untuk melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kinerja SPPG. Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kondisi fasilitas, proses pengolahan makanan, hingga standar kesehatan dan kebersihan guna meningkatkan kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat program.

Sebagai bagian dari pembenahan tata kelola, pemerintah berencana menerapkan sistem grading atau klasifikasi kualitas SPPG. Dalam sistem tersebut, setiap SPPG akan memperoleh penilaian berdasarkan kualitas layanan yang diberikan, dengan kategori seperti A, B, dan C. Hasil penilaian tersebut nantinya akan memengaruhi besaran insentif yang diterima, sehingga SPPG dengan kinerja lebih baik berpeluang memperoleh insentif yang lebih besar.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah lanjutan untuk memperkuat pelaksanaan program MBG. Di antaranya adalah moratorium pembangunan SPPG baru agar fokus diarahkan pada peningkatan kualitas unit yang sudah beroperasi, serta pembaruan mekanisme penghitungan insentif yang akan kembali mempertimbangkan jumlah penerima manfaat yang dilayani. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, kualitas layanan, dan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis secara keseluruhan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...