Persiapan Timnas Irak menuju Piala Dunia 2026 diwarnai insiden tak terduga setelah fotografer resmi tim, Talal Salah, pada Minggu (7/5) dilaporkan ditolak masuk ke Amerika Serikat.
Menurut laporan Romain Molina, Talal sempat menjalani pemeriksaan dan interogasi selama kurang lebih 10 hingga 12 jam di Bandara Internasional Chicago O’Hare sebelum akhirnya mendapat keputusan penolakan masuk.
Pihak imigrasi Amerika Serikat disebut menyatakan bahwa Talal “tidak memenuhi syarat masuk” berdasarkan informasi yang dirahasiakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku di negara tersebut.
Keputusan tersebut memicu perhatian karena Talal diketahui telah mengantongi visa yang sah serta akreditasi resmi dari FIFA untuk menjalankan tugas peliputan selama persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Hingga saat ini belum ada penjelasan lebih rinci mengenai alasan spesifik di balik penolakan tersebut.
Setelah keputusan itu dikeluarkan, Talal dilaporkan langsung diarahkan untuk meninggalkan wilayah Amerika Serikat dan kini sedang dalam perjalanan kembali ke Irak dengan transit terlebih dahulu di Spanyol.
Kasus ini menambah daftar persoalan terkait imigrasi yang muncul menjelang Piala Dunia 2026. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah laporan juga menyoroti tantangan visa, pemeriksaan keamanan, hingga kekhawatiran mengenai kebijakan masuk bagi pengunjung dan delegasi dari beberapa negara peserta.
Dengan turnamen yang semakin dekat, berbagai federasi sepak bola dan pihak terkait diperkirakan akan terus memantau perkembangan kebijakan imigrasi Amerika Serikat guna memastikan seluruh anggota delegasi, media, dan staf pendukung dapat menjalankan tugas mereka tanpa hambatan.
Akbari Danico – Redaksi

