National

MPR Tekankan Pentingnya Kerja Sama Lintas Sektor demi Dongkrak Literasi Nasional

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat peningkatan literasi nasional. Menurutnya, berbagai tantangan seperti rendahnya akses terhadap bahan bacaan berkualitas dan belum optimalnya budaya membaca di sejumlah daerah hanya dapat diatasi melalui sinergi yang kuat dan aksi nyata dari seluruh pihak terkait.

Lestari menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis karena pembangunan budaya baca dan kecakapan literasi berlangsung langsung di tengah masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas daerah perlu menjadi perhatian agar program-program literasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas.

Dorongan tersebut disampaikan di tengah masih rendahnya capaian literasi nasional. Data Perpustakaan Nasional menunjukkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat pada Maret 2026 berada di angka 40,6 atau kategori rendah, sementara Tingkat Kegemaran Membaca nasional tercatat 54,80 dan masuk kategori sedang. Lestari menilai persoalan literasi bukan semata-mata karena rendahnya minat baca, tetapi juga karena belum terbentuknya ekosistem pendukung yang kuat sejak dini.

Ia juga mendorong perluasan akses terhadap bahan bacaan bermutu melalui penguatan peran perpustakaan hingga ke tingkat desa. Menurutnya, perpustakaan perlu berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat yang mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Selain itu, dinas pendidikan diharapkan mengintegrasikan pengembangan literasi dalam kegiatan belajar maupun ekstrakurikuler di sekolah. Lestari menegaskan bahwa peningkatan literasi merupakan langkah penting untuk menciptakan generasi Indonesia yang cerdas dan berkarakter.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...