Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi warga. Salah satunya dengan menyiagakan lima unit kapal ambulans untuk melayani kebutuhan darurat medis dan rujukan antar pulau.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Ghamal Ahmad Pramana mengatakan, lima unit ambulans laut tersebut dikelola oleh beberapa instansi kesehatan untuk menjangkau seluruh wilayah strategis di Kepulauan Seribu.
Ghamal menjelaskan, dua unit kapal ambulans milik RSUD Kepulauan Seribu ditempatkan di Pulau Pramuka. Sementara, dua unit ambulans milik PK3D masing-masing bersiaga di Pulau Tidung dan Pulau Kelapa. Ia memastikan seluruh armada kapal ambulans dalam kondisi baik dan siap beroperasi kapan saja untuk melayani kebutuhan masyarakat.
“Kami juga memastikan koordinasi antarlembaga berjalan dengan baik sehingga dapat saling mendukung secara operasional apabila terdapat pasien yang membutuhkan rujukan darurat,” ungkapnya.
Ghamal menambahkan, jumlah lima unit kapal ambulans yang tersedia saat ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan darurat di wilayah Kepulauan Seribu. Sistem siaga yang diterapkan juga memungkinkan armada terdekat memberikan respons cepat terhadap laporan warga.
“InsyaAllah dengan ketersediaan kapal ambulans yang memadai ini, tidak ada lagi kendala keterlambatan penanganan. Kami juga mengimbau warga agar segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat apabila membutuhkan bantuan medis darurat,” ajaknya.
Salah seorang warga Pulau Panggang, Fitri (33), mengatakan bahwa sangat terbantu dengan keberadaan kapal ambulans yang dinilai mempercepat proses rujukan pasien dari pulau ke rumah sakit.
“Kehadiran kapal ambulans saat ini sangat membantu kami. Petugasnya sigap mengantar dan menjemput warga yang mendapat rujukan dari puskesmas ke RSUD maupun ke rumah sakit di daratan Jakarta,” ujar Fitri.
Ia menyampaikan pengalaman keluarganya yang tinggal di Pulau Sabira yang menjadi pulau terluar di bagian utara Jakarta saat membutuhkan rujukan ke RSUD Koja.
“Meski jaraknya jauh, ambulans laut langsung datang menjemput dan mengantar dengan cepat. Kami merasa lebih tenang sekarang karena akses layanan kesehatan semakin baik,” pungkasnya.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

