National

Pemerintah-DPR Jamin Fundamental Perbankan Himbara Kokoh

Pemerintah dan DPR RI menegaskan bahwa kondisi fundamental sektor perbankan nasional tetap kuat di tengah berbagai dinamika ekonomi dan pasar keuangan. Kepastian tersebut disampaikan setelah pertemuan yang melibatkan pemerintah, DPR, Danantara, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Taspen, BPJS, dan Indonesia Investment Authority (INA).

Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan hasil diskusi menunjukkan bahwa industri perbankan Indonesia berada dalam kondisi sehat dengan fondasi yang kuat. Pemerintah terus mendorong sinergi antara regulator, pelaku industri keuangan, dan lembaga investasi negara agar momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Ia juga mengapresiasi koordinasi yang terus dilakukan oleh Danantara, Himbara, Taspen, BPJS, dan INA dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa DPR menggelar evaluasi bersama pelaku industri perbankan untuk memperoleh gambaran terkini mengenai kondisi sektor keuangan nasional. Berdasarkan hasil pemaparan yang diterima, perkembangan perbankan nasional masih menunjukkan tren yang positif. Menurutnya, kondisi Himbara maupun industri perbankan secara keseluruhan saat ini berada dalam posisi yang sangat baik.

Ketua Umum Himbara sekaligus Direktur Utama Bank Negara Indonesia, Putrama Wahju Setyawan, menjelaskan bahwa kinerja bank-bank anggota Himbara saat ini berada pada periode terbaiknya. Pertumbuhan kredit tercatat sekitar 20 persen, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh antara 20 hingga 30 persen.

Kondisi likuiditas juga dinilai sehat dengan rasio pinjaman terhadap simpanan berada di kisaran 88 hingga 90 persen, sedangkan rasio kredit bermasalah tetap terjaga di bawah 2 persen. Berdasarkan berbagai indikator tersebut, Himbara menegaskan bahwa masyarakat dan investor tidak perlu khawatir terhadap kondisi fundamental perbankan nasional yang dinilai tetap kokoh dan stabil.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...