Menjelang dimulainya Piala Dunia FIFA 2026, hampir 2.000 pekerja sektor perhotelan dan layanan di SoFi Stadium, Los Angeles, dilaporkan memberikan dukungan terhadap rencana aksi mogok kerja.
Situasi ini menjadi perhatian karena SoFi Stadium merupakan salah satu venue utama turnamen dan dijadwalkan menggelar delapan pertandingan selama Piala Dunia berlangsung. Stadion tersebut diperkirakan akan dipadati sekitar 70.000 penonton di setiap pertandingan, menjadikannya salah satu lokasi paling sibuk selama turnamen.
Aksi yang direncanakan para pekerja dipicu oleh tuntutan kenaikan upah serta kekhawatiran terkait kemungkinan operasi penegakan imigrasi oleh Immigration and Customs Enforcement (ICE) di sekitar area pertandingan.
Serikat pekerja meminta adanya jaminan bahwa petugas imigrasi tidak melakukan pemeriksaan maupun penangkapan terhadap pekerja dan pengunjung selama gelaran Piala Dunia berlangsung.
Di sejumlah kota tuan rumah lainnya di Amerika Serikat, berbagai organisasi hak sipil dan komunitas imigran juga mulai meningkatkan upaya pendampingan bagi masyarakat.
Mereka disebut telah membagikan panduan hukum, membuka layanan hotline darurat, hingga menyiapkan bantuan hukum bagi warga yang berpotensi terdampak kebijakan imigrasi.
Lebih dari 120 organisasi masyarakat bahkan mengeluarkan peringatan kepada calon pengunjung internasional terkait kemungkinan risiko penahanan, deportasi, atau penolakan masuk ke Amerika Serikat di tengah kebijakan imigrasi yang semakin ketat.
Perkembangan ini menambah daftar tantangan non-sepak bola yang dihadapi penyelenggara menjelang turnamen terbesar di dunia tersebut, yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Akbari Danico – Redaksi

