Tim nasional Kanada mendapat kabar buruk setelah Ismael Koné dipastikan mengalami cedera serius yang mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026. Gelandang berbakat berusia 24 tahun itu menderita patah tulang tibia dan fibula saat Kanada menghadapi Qatar dalam laga fase grup.
Insiden tersebut terjadi setelah benturan keras yang melibatkan pemain Qatar, Assim Madibo. Cedera yang dialami Koné langsung memicu kekhawatiran dari para pemain dan staf medis di lapangan sebelum sang gelandang mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan medis kemudian mengonfirmasi bahwa Koné mengalami patah pada dua tulang utama di bagian kaki bawah. Akibat cedera tersebut, pemain Kanada itu diperkirakan harus menepi selama empat hingga lima bulan dan akan menjalani operasi dalam waktu dekat.
Saat ini, Koné dirawat di rumah sakit dengan didampingi sang ibu, Suzanne, yang memberikan dukungan penuh selama proses pemulihannya. Cedera tersebut sekaligus memastikan bahwa perjalanan sang pemain di Piala Dunia 2026 telah berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Di tengah situasi yang menyedihkan itu, Assim Madibo menunjukkan sikap sportif dengan mendatangi ruang ganti Kanada untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Koné. Gestur tersebut mendapat apresiasi dari banyak pihak dan menjadi simbol rasa hormat di tengah insiden yang tidak diinginkan dalam pertandingan.
Kehilangan Koné menjadi pukulan besar bagi Kanada, terutama mengingat perannya yang semakin penting di lini tengah tim nasional dalam beberapa tahun terakhir. Kini fokus utama tertuju pada proses operasi dan rehabilitasi sang pemain, dengan harapan ia dapat kembali ke lapangan dalam kondisi terbaik setelah masa pemulihan yang panjang.
Akbari Danico – Redaksi

