Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, meresmikan Stasiun Kereta Api Jakarta International Stadium (JIS) dan jembatan penyeberangan orang (JPO) dari Ancol menuju Jakarta Internasional Stadium (JIS).
Pramono mengatakan, kedua infrastruktur itu menjadi kado istimewa pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta dari kolaborasinya dengan pemerintah pusat.
“Atas nama Pemerintah DKI Jakarta, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kado ulang tahun ke-499 berupa aktivasi JIS dan Ancol, termasuk stasiun KRL ini serta jembatan penghubung yang kita resmikan bersama,” kata Pramono saat peresmian aktivasi Stasiun JIS, Senin (22/6).
Ia mengatakan, keberadaan Stasiun JIS diharapkan menjadi titik awal optimalisasi pemanfaatan stadion berkapasitas puluhan ribu penonton itu.
Selama ini, persoalan parkir dan akses transportasi kerap menjadi kendala utama ketika JIS digunakan untuk konser maupun pertandingan sepak bola.
“Mudah-mudahan ini menjadi landasan awal untuk pemanfaatan JIS yang lebih maksimal. Karena problem utama di JIS selama ini adalah masalah parkir dan transportasi,” ujarnya.
Pramono menjelaskan, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menuju JIS. Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi juga dapat memanfaatkan kantong parkir di Ancol sebelum melanjutkan perjalanan menuju stadion dengan berjalan kaki melalui jembatan penghubung.
“Orang sekarang bisa parkir di Ancol, kemudian berjalan sekitar 300 sampai 400 meter menuju JIS. Ini akan mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini selalu menjadi persoalan ketika ada kegiatan besar di stadion,” jelasnya.
Sementara itu, Dudy mengatakan aktivasi Stasiun JIS menjadi tonggak penting peningkatan layanan transportasi publik di Jakarta, khususnya bagi masyarakat Jakarta Utara.
Menurut Dudy, kehadiran stasiun tersebut akan memperkuat konektivitas menuju kawasan JIS dan Ancol sekaligus mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi massal.
“Dengan aktivasi stasiun ini, masyarakat khususnya di wilayah DKI Jakarta dan Jakarta Utara akan semakin terkoneksi dengan layanan transportasi publik. Harapannya kawasan Jakarta Utara, JIS, maupun Ancol akan berkembang lebih baik lagi,” kata Dudy.
Ia berharap semakin banyak warga yang memanfaatkan layanan KRL untuk mengakses kawasan tersebut. Pemerintah, lanjutnya, juga siap meningkatkan kapasitas dan fasilitas layanan apabila jumlah pengguna terus bertambah.
“Jika ke depan jumlah pengguna kereta api meningkat, tentu kami akan menyesuaikan dan meningkatkan sarana serta prasarana yang ada di wilayah ini,” pungkasnya.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

