Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi landasan utama dalam pembangunan nasional, termasuk dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada rakyat.
Dalam amanat pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta, Presiden menekankan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dipandang sebagai dokumen sejarah atau slogan seremonial, melainkan harus menjadi pedoman nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, salah satu tantangan besar Indonesia saat ini adalah memastikan pembangunan ekonomi berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Presiden Prabowo mengajak seluruh bangsa untuk secara jujur mengevaluasi hasil pembangunan ekonomi yang telah dicapai selama beberapa dekade terakhir. Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat, ia mempertanyakan apakah manfaat pertumbuhan tersebut telah dirasakan secara merata dan adil oleh seluruh rakyat.
Presiden menilai pemerataan kesejahteraan harus menjadi fokus utama agar pembangunan tidak hanya menghasilkan angka pertumbuhan, tetapi juga keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Indonesia yang menjadikan negara ini sebagai salah satu produsen utama berbagai komoditas strategis dunia, seperti tembaga, timah, emas, logam tanah jarang, nikel, batu bara, hingga kelapa sawit. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia kini berada dalam posisi yang lebih siap dalam sektor pangan dibandingkan banyak negara lain yang masih menghadapi tantangan ketahanan pangan. Namun, ia mengakui bahwa selama bertahun-tahun nilai tambah dari kekayaan alam tersebut belum sepenuhnya dinikmati oleh rakyat Indonesia.
Sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo menyatakan bahwa transformasi ekonomi nasional menjadi salah satu tugas sejarah yang diembannya. Ia menegaskan komitmennya untuk mengubah sistem ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menjadi ekonomi yang benar-benar mencerminkan nilai-nilai keadilan, kedaulatan, dan kesejahteraan rakyat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam membangun Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaulat, sehingga kekayaan nasional dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat.
Alexander Jason – Redaksi

