Mantan pemain Detroit Pistons, Andre Drummond, mengenang momen emosional saat dirinya ditukar ke Cleveland Cavaliers pada 2020.
Dalam pernyataan yang dibagikan oleh Neon Singh, Drummond mengaku sangat terpukul ketika mengetahui bahwa perjalanannya bersama Pistons harus berakhir. Ia bahkan menghabiskan waktu berjam-jam sendirian di dalam mobil untuk meluapkan emosinya.
“Itu sangat sulit. Saya menangis. Saya duduk di mobil dan menangis selama berjam-jam. Saya ingin bertahan. Saya tidak ingin semuanya berakhir seperti itu,” ujar Drummond.
Pemain yang dipilih Pistons pada NBA Draft 2012 tersebut memang menghabiskan sebagian besar awal kariernya di Detroit dan berkembang menjadi salah satu rebounder terbaik di liga. Karena itu, perpisahan dengan tim yang telah membesarkan namanya menjadi momen yang tidak mudah untuk diterima.
Pengakuan Drummond tersebut memberikan gambaran bahwa di balik bisnis dan transaksi yang terjadi di NBA, para pemain juga memiliki ikatan emosional yang kuat dengan organisasi, kota, dan para penggemar yang telah mendukung mereka selama bertahun-tahun.
Akbari Danico – Redaksi

