Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri melanjutkan pelaksanaan hari ketiga Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Lestari Banten Energi (LBE) PLTU Banten 1 berkapasitas 2 x 660 MW sebagai bagian dari upaya memperkuat pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan perusahaan tersebut difokuskan pada evaluasi pola pengamanan melalui pemeriksaan dokumen, wawancara, serta pendalaman implementasi Elemen II Sistem Manajemen Pengamanan yang berkaitan dengan kriteria pola pengamanan.
Ketua Tim Bintek Baharkam Polri, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, memimpin langsung proses pendampingan bersama tim auditor Mabes Polri. Tim berdiskusi dengan jajaran manajemen perusahaan untuk mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperkuat agar sistem pengamanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Dari hasil evaluasi tersebut, tim memberikan sejumlah rekomendasi untuk menyempurnakan mekanisme pengamanan tanpa mengganggu operasional pembangkit listrik.
Edy Sumardi mengapresiasi komitmen manajemen PT Lestari Banten Energi yang dinilai aktif mendukung proses evaluasi serta terbuka terhadap berbagai masukan guna meningkatkan kualitas pengamanan aset strategis nasional. Menurutnya, penerapan Sistem Manajemen Pengamanan yang kuat merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional infrastruktur energi yang memiliki peran vital bagi masyarakat maupun perekonomian nasional.
Melalui kegiatan ini, Baharkam Polri berharap implementasi Sistem Manajemen Pengamanan di PT Lestari Banten Energi dapat terus ditingkatkan sehingga mampu mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, dan keandalan operasional Objek Vital Nasional secara berkelanjutan.
Alexander Jason – Redaksi

