Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan ke sekolah-sekolah mulai Senin (13/7/2026), bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru. Distribusi sempat dihentikan selama masa libur sekolah dan kini kembali berjalan untuk memastikan para siswa memperoleh asupan makanan bergizi selama kegiatan belajar mengajar.
Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program, mulai dari pemilihan bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah. Seluruh tahapan akan diawasi secara ketat agar setiap menu yang diterima siswa memenuhi standar gizi, keamanan, dan kebersihan yang telah ditetapkan.
BGN juga meminta seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra penyedia aktif melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak sekolah. Masukan dari kepala sekolah, guru, dan siswa akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk penyusunan variasi menu yang sesuai dengan kebutuhan dan selera peserta didik.
Selain mendukung pemenuhan gizi anak, program MBG diharapkan turut memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Kembalinya aktivitas dapur penyedia makanan diperkirakan akan meningkatkan permintaan bahan pangan dari petani, peternak, dan pelaku usaha lokal, sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Alexander Jason – Redaksi

