Fermín López mengungkapkan rasa kecewanya karena gagal membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 akibat cedera yang dialaminya. Dalam wawancaranya bersama Catalunya Ràdio pada Rabu (29/7) , gelandang Barcelona itu mengaku kehilangan kesempatan terbesar dalam kariernya, meski tetap merasa bangga melihat Spanyol sukses mengangkat trofi juara dunia.
Dilansir dari Catalunya Ràdio, Fermín menyebut periode tersebut sebagai musim panas terburuk dalam hidupnya. Ia mengaku sedang berada dalam performa terbaik sepanjang karier ketika cedera datang dan memaksanya absen dari turnamen paling bergengsi di dunia.
“Itu adalah musim panas terburuk dalam hidupku. Aku sedang dalam periode terbaik dalam karier, semua berjalan lancar, kemudian cedera menghampiri. Aku bahkan tak sanggup menonton pertandingan awal Spanyol di Piala Dunia. Aku ingin berada di sana,” ujar Fermín López.
Pemain berusia 23 tahun itu mengaku mampu melewati masa-masa sulit berkat dukungan orang-orang terdekat. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, pasangan, teman-teman, hingga pelatih yang terus memberinya semangat selama menjalani masa pemulihan.
Meski tidak bisa berkontribusi langsung di lapangan, Fermín tetap merasakan kebahagiaan saat Spanyol keluar sebagai juara dunia. Baginya, keberhasilan La Roja juga menjadi pencapaian yang sangat berarti karena banyak rekan setimnya di Barcelona menjadi bagian dari skuad tersebut.
“Aku sangat senang mereka bisa memenangi Piala Dunia. Kemenangan itu juga sangat berarti bagiku. Ini adalah negaraku, dan mereka adalah rekan setimku, terutama para pemain Barcelona yang ada di sana,” tutupnya.
Akbari Danico – Redaksi

