Jude Bellingham akhirnya memberikan penjelasan terkait momen adu argumen dengan Lionel Messi dalam pertandingan Argentina melawan Inggris di Semi Final Piala Dunia 2026. Gelandang timnas Inggris itu menegaskan bahwa insiden tersebut tidak lebih dari diskusi singkat mengenai sebuah pelanggaran di atas lapangan.
Dilansir dari Marca, Bellingham mengatakan perdebatan itu sama sekali tidak mengandung unsur permusuhan. Ia bahkan meyakini banyak pihak akan membesar-besarkan kejadian tersebut, padahal menurutnya situasinya berlangsung sangat wajar dalam sebuah pertandingan sepak bola.
“Kami sebenarnya hanya sedang membahas sebuah pelanggaran, tidak ada hal buruk. Saya yakin semua orang akan membesar-besarkannya, padahal sebenarnya itu bukan sesuatu yang besar,” ujar Bellingham.
Pemain Real Madrid itu kemudian menjelaskan isi percakapannya dengan Messi. Menurut Bellingham, dirinya merasa telah terjadi pelanggaran sebelum insiden tersebut, sementara Messi memiliki pandangan berbeda mengenai situasi yang terjadi.
“Saya merasa sebelumnya ada pelanggaran, lalu dia berkata, ‘Bagaimana dengan pelanggaran terhadap saya?’ Saya menjawab, ‘Kamu cukup kuat untuk menghadapinya,’ begitu maksud saya.”
Meski harus menerima kekalahan dari Argentina, Bellingham mengaku tetap merasa bangga bisa berbagi lapangan dengan sang kapten Albiceleste. Ia menyebut Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah dan menganggap pertandingan tersebut sebagai pengalaman yang sangat berharga.
“Merupakan sebuah kehormatan bisa bermain melawannya. Tentu saja saya berada di pihak yang kalah dan itu sangat menyakitkan, tetapi tetap merupakan suatu kehormatan bisa berhadapan langsung dengan salah satu pemain terbaik.”
Menurut laporan Marca, perdebatan singkat antara kedua pemain itu menjadi salah satu momen yang banyak diperbincangkan setelah pertandingan. Namun, pernyataan Bellingham menegaskan bahwa tidak ada konflik pribadi antara dirinya dan Messi, melainkan hanya bagian dari dinamika pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.
Akbari Danico – Redaksi

