National

Kapolri Lapor Presiden: 1.415 SPPG Resmi Didirikan

Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, melaporkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Polri terus menunjukkan perkembangan positif, dengan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah dibangun berhasil mempertahankan status zero accident.

Dalam sambutannya pada upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Kabupaten Bogor, Kapolri menjelaskan bahwa pencapaian tersebut didukung oleh penerapan standar keamanan pangan yang ketat di setiap dapur MBG.

Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan, termasuk tandon air berbahan stainless, sistem penyaringan air dan reverse osmosis, water heater, instalasi pengolahan air limbah, steamer makanan, serta perangkat pengujian kualitas makanan guna memastikan seluruh proses pengolahan memenuhi prinsip keamanan pangan.

Kapolri juga menyampaikan perkembangan pembangunan SPPG kepada Presiden, dengan realisasi mencapai 1.415 unit hingga akhir Juni 2026 dari target 1.500 unit sepanjang tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 828 dapur telah beroperasi, 227 unit memasuki tahap operasional, dan 360 unit masih dalam proses pembangunan.

Sebanyak 33 SPPG dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan program. Seluruh fasilitas tersebut diperkirakan mampu melayani sekitar 3,5 juta penerima manfaat sekaligus menyerap sekitar 70.700 tenaga kerja.

Dalam mendukung kualitas layanan, Polri juga terus melengkapi berbagai standar operasional di setiap SPPG. Hingga kini telah diterbitkan 348 Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), 146 sertifikat jaminan produk halal, serta 285 sertifikat hasil uji laboratorium air.

Selain itu, sebanyak 305 chef telah mengikuti pelatihan guna memastikan kualitas pengolahan makanan sesuai standar yang ditetapkan. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menjaga mutu pelayanan sekaligus memastikan makanan yang disajikan aman dan bergizi bagi seluruh penerima manfaat.

Sebagai pelengkap program, Polri juga menyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang berisi 80 variasi menu bergizi untuk mendukung keberagaman makanan sekaligus memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi secara optimal. Menurut Kapolri, penyusunan buku menu tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan Program MBG agar penerima manfaat memperoleh pilihan makanan yang sehat, aman, dan bervariasi.

Melalui pengembangan infrastruktur, penerapan standar keamanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, Polri menegaskan komitmennya untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...