National

Komitmen Kesiapan Korps Bhayangkara: Wakapolri Lepas 418 Lulusan Sespim Menuju Transformasi Digital

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa 418 lulusan pendidikan kepemimpinan Polri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin upacara penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-35, Sespimmen Polri Dikreg ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri. Sebanyak 418 peserta resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma.

Menurut Wakapolri, kelulusan tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Pendidikan tahun ini juga menonjolkan penguatan kolaborasi lintas institusi dengan melibatkan peserta dari Polri, TNI, Kejaksaan Agung, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta dua peserta mancanegara dari Timor Leste pada program Sespimmen.

Dalam amanatnya, Wakapolri menyoroti situasi global yang masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, perang, dan persaingan antarnegara yang berdampak pada sektor energi, pangan, logistik, hingga perekonomian dunia. Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi Indonesia sehingga stabilitas keamanan menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pembangunan nasional.

Ia menegaskan Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan agar berbagai program pemerintah, termasuk swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, serta pertumbuhan ekonomi nasional, dapat berjalan secara optimal.

Selain tantangan global, Wakapolri menekankan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah lanskap keamanan melalui meningkatnya ancaman kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, serta penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) oleh pelaku kejahatan. Karena itu, seluruh lulusan diminta meningkatkan kompetensi digital dengan menguasai AI, analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme terus berkembang, khususnya melalui ruang digital yang menyasar generasi muda. Meskipun Polri berhasil melakukan preventive strike terhadap 265 tersangka dari delapan kelompok teroris sepanjang 2023 hingga 2026 dan mempertahankan zero terrorist attack selama tiga tahun berturut-turut, penguatan deteksi dini, kontra narasi, deradikalisasi, serta pengawasan ruang siber tetap harus menjadi prioritas bersama seluruh pemangku kepentingan.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri menegaskan bahwa kekuatan Polri bertumpu pada kepercayaan masyarakat, sejalan dengan hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat optimistis terhadap kinerja Polri. Ia mengingatkan para lulusan bahwa setiap tindakan dan keputusan mereka akan mencerminkan kehormatan institusi sehingga integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis harus selalu dijunjung tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi, di antaranya Kombes Pol. Yudhis Wibisana sebagai penerima Sanyata Sumanasa Wira Utama, Kompol Ardyan Yudo Setyantono dan Kompol Dr. Jonathan Hasudungan sebagai penerima Sanyata Sumanasa Wira Utama Madya, serta AKP Riza Ariwibowo sebagai penerima Sanyata Sumanasa Wira Pratama.

Menutup amanatnya, Wakapolri mengajak seluruh lulusan menjadikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan sebagai bekal untuk memperkuat institusi, mempererat sinergi, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...